Domain forwarding adalah proses mengarahkan (mengalihkan) sebuah nama domain ke domain atau URL lain. Jadi, ketika seseorang mengetikkan nama domain tertentu di browser, mereka secara otomatis dibawa ke alamat web yang berbeda.
Contoh Sederhana:
Misalnya kamu punya dua domain:
www.tokobaju123.com
www.baju-murah.com
Jika kamu mengatur domain forwarding dari www.tokobaju123.com ke www.baju-murah.com, maka saat orang membuka www.tokobaju123.com, mereka akan langsung diarahkan (redirect) ke www.baju-murah.com.
Jenis Domain Forwarding:
Forwarding dengan Masking (Masked Forwarding):
Pengunjung tetap melihat domain asli di address bar (misal tetap www.tokobaju123.com).
Namun isi halaman berasal dari domain tujuan (www.baju-murah.com).
Kadang digunakan untuk branding, tapi bisa mengganggu SEO.
Forwarding tanpa Masking (Redirect):
Pengunjung dialihkan ke domain tujuan dan address bar browser juga berubah ke domain tujuan.
Biasanya menggunakan HTTP redirect (301 atau 302).
Lebih ramah SEO dan lebih transparan.
Kapan Digunakan?
Untuk mengarahkan domain lama ke domain baru.
Untuk menyatukan beberapa domain ke satu situs utama.
Jika ingin membeli domain yang mudah diingat lalu diarahkan ke domain utama.
Jika kamu ingin penjelasan teknis cara mengatur domain forwarding di provider seperti Niagahoster, GoDaddy, atau Cloudflare, silakan beri tahu.